Kepada kelompok 2.3, saya ingin bertanya 1 sesi gulat kira-kira berlangsung berapa lama? Kemudian air 1200 mL yang diminum saat latihan apakah diminum sekaligus atau bagaimana pembagiannya? Terimakasih Vanessa Veronica. 41160062.
Terimakasih Vanessa. Satu sesi gulat waktunya adalah 3x3 menit jatuhan yang dibagi dalam 3 babak. Kemudian untuk airnya tidak harus langsung diminum sekaligus, bisa diminum saat istirahat atau tiap jam karena hal ini untuk menghindari tubuh kehilangan berat badan >2%
Terimakasih atas pertanyaannya Ian. Jadi menurut sumber yang saya dapatkan bahwa sarapan sangat penting bagi para atlet karena dalam waktu 30 menit setelah bangun tubuh akan menyerap energi dari makanan, sehingga ada bahan bakar bagi tubuh untuk bekerja. Bila tidak sarapan, maka metabolisme tubuh akan melambat. Hal tersebut karena tubuh membutuhkan energi dengan memecah simpanan tubuh (termasuk otot) yang merupakan proses yang lambat dan tidak efisien untuk bahan bakar latihan. Bila tidak sarapan dan tubuh melakukan latihan tanpa makanan, tubuh akan merasa kekurangan energi dan dalam jangka waktu tertentu akan mendorong nafsu makan dan kelaparan untuk menggantikan energi yang dibutuhkan. Sehingga, saat atlet akan makan dikemudian hari, akan menyebabkan konsumsi berlebihan saat makan dan ngemil yang tidak teratur. Dampaknya adalah negatif pada kadar glukosa darah, nafsu makan , kinerja dan berpotensi meningkatkan berat badan.
untuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut : https://www.nswis.com.au/nutrition/why-athletes-should-eat-breakfast/ Terimakasih
Asupan serat yang direkomendasikan dalam sehari adalah >25 gram. Lebih jelasnya, direkomendasikan untuk mengkonsumsi 25g-35g serat, dimana 6 g merupakan serat larut. Konsumsi serat sering dikaitkan dengan mencegah sembelit, tetapi ada lagi pengaruh yang lain. Serat seperti β-glukan (pada biji-bijian, gandum) dapat menstabilisasi glukosa darah, artinya penurunan gula darah selama latihan akan lebih konsisten, maka energi untuk latihan akan lebih stabil. Asam lemak rantai pendek yang ada pada serat juga mempengaruhi pelepasan glikogen dalam hati. Singkatnya, kekurangan serat dapat menyebabkan konstipasi dan juga mempengaruhi penyimpanan energi selama latihan. Terimakasih.
Untuk info lengkap, bisa kunjungi jurnal berikut: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3257631/
Selamat sore saya Raven NIM 41160059. Ingin bertanya pada kelompok 2.3. Pada pemilihan menu snack 1 jam sebelum berlatih, dipilih produk susu berupa yoghurt buah. Apabila saya tidak salah produk susu lambat untuk diolah sehingga lambung harus bekerja untuk memproses maknaan tersebut. Apakah hal tersebut tidak mempengaruhi performa atlet saat berlatih? Terimakasih
Halo Raven saya Arthur ingin menjawab kenapa dipilih yogurt untuk snack sebelum latihan, pemilihan yogurt sebagai snack sebelum latihan dikarenakan menghindari makanan tinggi serat dan lemak yang bisa menimbulkan kondisi delayed stomach emptying yang akhirnya menimbulkan keram pada otot, sebenarnya konsumsi snack tidak benar benar 1 jam sebelum latihan idealnya adalah 2,5 - 3 jam sebelum latihan, pemilihan yogurt juga mengacu pada saran dari National Youth Sports Health & Safety Institute yang bisa dibaca lebih lanjut disini http://nyshsi.org/wp-content/uploads/2012/08/NYSHSI-Optimal-Nutrition-for-Youth-Athletes.pdf terimakasih
Halo saya Patrick.N.Nunsio 41140088. Saya ingin bertanya terkait untuk waktu sarapan. Mana yang lebih baik untuk seorang atlet, sarapan sebelum latihan atau sarapan setelah latihan? Terimakasih.
Terimakasih atas pertanyaannya Kak Patrick. Dari sumber yang saya dapatkan, bahwa apabila berolahraga di pagi hari, lebih baik bangun lebih pagi untuk sarapan terlebih dahulu satu jam sebelum berolahraga. Karena makan atau minum karbohidrat sebelum berolahraga dapat meningkatkan kinerja latihan dan memungkinkan berolahraga lebih lama atau dengan intensitas yang tinggi. Jika tidak sarapan sebelum berolahraga maka atlet akan merasa lesu atau pusing saat berolahraga. Pilihan sarapan yang baik antara lain sereal gandum/roti, susu rendah lemak, jus, yogurt, pisang, dsb.
Untuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut : https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise/art-20045506
Susu yang dikonsumsi atlet adalah susu rendah lemak, kaya protein dan karbohidrat. Otot yang membesar atau bisa dikarenakan genetik maupun latihan fisik/olahraga yang dilakukan terus -menerus sesuai jadwal dari atlet. Hal ini tidak mengerikan dari segi kesehatan, hanya mungkin keton (hasil pengolahan protein) di tubuh akan lebih banyak. Peran susu protein disini adalah membantu pembentukan otot sehingga masa otot akan bertambah, tetapi hal ini harus diimbangi dengan olahraga teratur. Terimakasih Power Ranger Merah.
Saya Febrina Eva Susanto (41160066) dari kelompok 3.5, saya ingin bertanya 2 hal : 1) pada penjelasan diatas disebutkan bahwa direkomendasikan untuk mengganti 125-150% dari kehilangan cairan, bagaimana cara mengetahui jumlah cairan yang hilang? apakah melalui urine, atau ada cara tertentu? 2) pada beberapa menu makanan saya melihat adanya bahan makanan yaitu mentega. Mengapa lebih memilih mentega yang merupakan lemak jenuh dibandingkan lemak tidak jenuh?
1. Untuk assestment kehilangan cairan, bisa dilhat dari beberapa hal yaitu dengan field measure, laboratory measure, dan experimental measure. Paling mudah dilihat melalui field measures karena dilihat melalui berat jenis urine specific grafity, warna urin, perubahan berat badan, dan skala kehausan. 2. Walaupun mentega mengandung lemak jenuh, tetapi lemak ini baik untuk jantung. Mentega memiliki jumlah vitamin K2 yang lebih banyak dan itu baik untuk jantung, selain itu memiliki vitamin A dan B12 yang tinggi juga. Untuk lebih jelasnya, bisa lihat pada: Buku Nutrition for Sport, Exercise and Performance oleh Regina Belsky, 2019 https://food.ndtv.com/food-drinks/butter-or-oil-which-is-better-1779658 Terimakasih Febrina.
Halo teman-teman 2.3. Saya Putu Clara Shinta (41160011). Pilihan menu A dan B yang ditawarkan sangat menarik. Saya tertarik dengan pilihan cara memasak makanan yang beragam mulai dari rebus, panggang dan juga digoreng, saya ingin bertanya apakah yang mendasari pemilihan cara memasak tersebut? Apakah memasak dengan cara digoreng tidak sebaik memasak makanan dengan cara direbus atau dipanggang? Terima kasih.
Terimakasih atas pertanyaannya Clara. Saya mencoba menjawab dari sumber yang saya dapatkan. Cara memasak makanan tentu saja penting untuk menciptakan makanan yang sehat. Ada beberapa metode memasak yang lebih baik untuk mengurangi lemak, kolesterol, dan kalori disamping itu juga meningkatkan nilai gizi makanan. Sebenarnya untuk metode memasak yang baik, terutama untuk jantug adalah panggang yakni memasak dalam oven dan blanch atau tekhnik memasak 30 detik pada air mendidih, lalu juga ada metode Braise / rebusan, steam /uap, stir-fry / tumis dengan cepat dan api besar yang diaduk terus menerus, dan lain sebagainya.
Jadi metode memasak yang baik adalah metode yang tidak menambahkan lemak tidak sehat.
Untuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut : https://www.heart.org/idc/groups/heart-public/@wcm/@fc/documents/downloadable/ucm_465750.pdf Terimakasih
Terimakasih Dito atas pertanyaannya. Baik, saya akan menjawab dari sumber yang saya dapatkan. Minuman isotonik mengandung konsentrasi partikel yang sama dengan darah yakni dengan osmolaritas minuman, yang harus antara 270 dan 330 mOsml / liter untuk menjadi isotonik. Tujuan minuman isotonik adalah untuk meningkatkan asupan air, mineral dan nutrisi untuk memfasilitasi penggantian yang digunakan tubuh selama latihan (memfasilitasi rehidrasi). Minuman isotonik mudah diserap dan cepat meninggalkan lambung, untuk memastikan efisiensi optimal dan pencernaan yang nyaman. Minuman hipotonik lebih mudah diserap daripada minuman isotonik, tetapi mungkin bermanfaat dalam cuaca yang sangat panas.
Komposisi minuman isotonik antara lain : - Air berfungsi memastikan hidrasi selama latihan - Karbohidrat untuk memastikan asupan energi dan memungkinkan latihan terus menerus. Jumlah karbohidrat dalam minuman harus antara 60 sampai 80 g / liter. - Sodium untuk memulihkan garam yang hilang karena keringat. Selain itu, natrium memicu sensasi haus dan membuatnya lebih mudah untuk mengasimilasi air dan karbohidrat. - Golongan vitamin B untuk memfasilitasi transformasi menjadi energi dan membantu mengurangi kelelahan. - Kalium bermanfaat dalam cuaca panas atau hangat. - Magnesium membantu mengurangi kelelahan. - Antioksidan untuk membantu tubuh mempertahankan diri dari limbah beracun tertentu yang dihasilkan oleh aktivitas sel.
Minuman isotonik biasanya dikonsumsi pada olahraga daya tahan, yang melibatkan risiko dehidrasi melalui keringat. Keringat terdiri dari air dan mineral (terutama natrium, tetapi juga sedikit potasium). Selama latihan, tubuh mungkin kehilangan lebih dari satu setengah liter dalam satu jam keringat, dan kadang-kadang hingga 3 liter per jam. Jadi, kecuali kehilangan cairan diimbangi dengan minum, tubuh menjadi dehidrasi. Selain itu, kita tahu bahwa otot menggunakan energi selama upaya, sehingga asupan karbohidrat yang teratur memungkinkan kita untuk menebus kehilangan dan mempertahankan latihan.
Untuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut : https://www.aptonia.co.uk/advice/what-use-isotonic-drinks-tp_2431 https://www.unitypoint.org/livewell/article.aspx?id=9ab3d290-8767-4e22-8474-ab160992ae82 Terimakasih
Informasi yang sangat bermanfaat, ijin bertanya saya Reynaldy Marpaung 41160069 dari kelompok 3.4.
Dikarenakan dalam olahraga gulat dalam performanya wajib menjaga BB,apalagi dengan kondisi si atlet sedang kuliah. Bagaimana strategi untuk menjaga performanya pada fase pre pertandingan apalagi kuliah yang dengan banyaknya tugas, ujian dll?
Terimakasih Renaldy atas pertanyaannya, saya Arthuro akan mencoba menjawab, jadi untuk strategi dalam menjaga performa sang atlet dimana ia harus berkuliah dengan beban tugas yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja, sang atlet diharapkan dapat menerapkan time management yang baik dimana dia dapat meprioritaskan hal mana yang penting dan genting, jika masa lomba masih lama, atlet dapat menjaga performa dengan cara memantau nutrisi yang dikonsumsi sepanjang hari baik di hari senggang atau hari latihan, dan juga tidak memkasakan diri terlalu keras untuk tetap menjaga kesehatan atlet. Bila saat lomba sudah mulai dekat atlet dapat menambah porsi latihan dan jika memang terbentur dengan aktivitas perkuliahan akan dilakukan konsultasi antara atlet dan pihak kampus untuk mendapat jalan keluar terbaik, dapat juga dibantu instansi perhimpinan olahraga yang menaungi sang atlet untuk detail kegiatan sang atlet nantinya saat lomba.
Saya Herose Cendrasilvinia NIM 41160087 saya ingin bertanya pada kelompok 2.3.
Apakah bisa dijelaskan mengapa kebutuhan karbohidrat menjadi sumber energi utama pertama, kemudian lemak menjadi kebutuhan energi kedua, dan protein menjadi kebutuhan energi dengan presentase paling sedikit dibandingkan yang lainya pada atlet gulat ? Terimakasih.
Karbohidrat menjadi sumber energi pertama karena dalam metabolisme, karbohidrat yang akan dirombak pertama kali sebagai sumber energi utama. Jika karbohidrat mulai menipis, maka lemak akan dirombak untuk memenuhi kebutuhan energi. Jika lemak mulai menipis,maka tubuh akan menggunakan protein sebagai cadangan terakhir untuk dirombak supaya dapat memenuhi energi. Sebenarnya, hal ini tidak hanya pada atlet gulat tapi pada keseluruhan atlet dan orang non atlet, tetapi dengan persentase yang berbeda, tergantung dari tujuan apa yang ini dicapai dari diet tersebut. Terimakasih Herose.
Terimakasih Ika atas pertanyaannya, saya akan mencoba menjawab dari sumber yang saya dapatkan.
Sport drink telah diteliti secara luas dan umumnya memberikan alternatif selain air putih bagi atlet yang melakukan latihan intesif. Selama latihan aerobik intensif, sumber bahan bakar pilihan tubuh adalah karbohidrat (bukan protein atau lemak) karena efisiensi transfer energi ke otot yang lelah. Sebagian besar sport drink diformulasikan untuk menyalurkan karbohidrat, elektrolit, dan cairan sedemikian rupa sehingga akan meminimalkan gangguan perut dan memaksimalkan penyerapan usus untuk pengiriman energi ke otot.
Sport drink di konsumsi pada saat :
1. Sebelum Latihan Berfungsi menyediakan sumber karbohidrat yang mudah dicerna untuk memaksimalkan penyimpanan bahan bakar otot untuk kinerja yang optimal. Natrium juga mendorong asupan cairan dan membantu penyerapan dan retensi cairan.
2. Selama Latihan Berfungsi untuk meningkatkan kinerja dengan memberikan karbohidrat dan cairan selama: - latihan intensitas tinggi yang berlangsung enam puluh menit atau lebih, - olahraga intensitas sedang-tinggi yang berlangsung lebih dari 90 menit (mis. berlari, bersepeda, mendayung) - Latihan intensitas tinggi intermiten (mis. Sepakbola, hoki, gulat, senam)
3. Pemulihan setelah Latihan Hidrasi ulang adalah komponen utama untuk memaksimalkan pemulihan dan mengisi ulang secara memadai untuk sesi pelatihan atau kompetisi berikutnya. Minuman olahraga harus digunakan dalam kombinasi dengan makanan yang memasok tubuh dengan tambahan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.
Untuk penjelasan lebih lanjut bisa mengakses link di bawah ini, seperti informasi dari formulasi sport drink itu sendiri . Terimakasih https://sportmedbc.com/article/sports-drinks-and-athletic-performance
Terima kasih untuk informasinya dan pada kesempatan ini saya ingin bertanya, pada postingan sebelumnya mengenai penyusunan menu dikatakan dalam pemilihan lemak bahwa mentega perlu dihindari namun pada menu A makan malam justru yang digunakan adalah mentega, mungkin bisa dijelaskan alasan pemilihan mentega tersebut? Terima kasih
Terimakasih Widyarti atas pertanyaannya, saya akan mencoba pertanyaaan dengan sumber yang saya dapatkan. Konsumsi lemak jenuh yang mengandung lemak trans dan tersaturasi memang sebaiknya dikurangi dalam menu diet pada manusia termasu atlet karena memiliki efek buruk pada kejadian pada penyakit kardiovaskular. Mentega pada menu A memiliki kandungan saturated fats sebanyak 51,37% dan trans fats sebanyak 3,28% dari total lemak yang ada pada mentega. Artinya dalam 10 gram mentega pada menu A terdapat saturated fats sebanyak 5,137 gr (46,23 kalori) dan trans fats sebanyak 0,328 gr (2,95 kalori). Kemudian rekomendasi WHO untuk konsumsi saturated fats <10% dan trans fats <1% dari total kebutuhan kalori. Total mentega pada menu A menyumbang sebanyak 90 kalori atau 2,64% dari total kebutuhan energi yang artinya persentase saturated fat sebanyak 1,35% dan trans fats sebanyak 0,086% dari total kebutuhan energi. Dengan demikian, pada prinsipnya pengunaan mentega telah dikurangi dan tidak melebihi batas yang buat oleh WHO. Terimakasih, semoga menjawab pertanyaan. sumber: https://theconsciouslife.com/foods/butter-01001.htm. Fats and fatty acids in human nutrition. Report of an expert consultation. FAO Food Nutr Pap. 2010; 91():1-166.
Terima kasih Nando untuk jawabannya, sudah cukup jelas. Namun, mungkin bisa dijelaskan lebih lanjut mengenai 90 kalori atau 2,64% dari total kebutuhan energi, bagaimana caranya sehingga dapat ditentukan bahwa persentase saturated fat sebanyak 1,35% dan trans fats sebanyak 0,086% dari total kebutuhan energi. Masih masih kurang memahami dibagian ini. Terima kasih
Baik terimakasih Widyarti. 90 kalori didapatkan dari total jumlah mentega yang dipakai pada menu A (pagi dan malam) sebanyak 10 gram dikali 9 kalori (untuk lemak 1 gr=9 kalori). Sementara saturated fat dan trans fat didapatkan dari perbandingan dalam100 gram mentega, saturated fat, dan trans fat yaitu berturut-turut 100 gram : 51,37 gram : 3,28 gram (Sumber: https://theconsciouslife.com/foods/butter-01001.htm.). Karena itu masih dalam gram jadi diubah dalam bentuk kalori (dikalikan 9 kalori) terlebih dahulu karena standar persenan dari WHO mengacu pada kalori bukan gram. setelah dikalikan dapatkan perbandingan 900 kalori : 462,3 kalori : 29,5 kalori. karena yang mentega pada menu A terdapat 90 kalori, maka perbandingannya jadi 90 kalori : 46,23 kalori : 2,95 kalori. Kemudian masing- masing perbandingan diatas di bagi dengan total kalori keseluruhan pada menu A yaitu 3404 kalori lalu dikali 100% dan didapati perbandingan 2,64% : 1,35% : 0,086%. jadi perbandingan saturated fat dan trans fat terhadap kealori keseluruhan adalah 1,35% dan 0,086%. Demikian penjelasan dari saya, Widyarti. Semoga jadi lebih paham. terimakasih
Selamat malam, Saya Hana Kristina (41160081) dari kelompok 3.3 ijin bertanya. Untuk pertandingan gulat dibagi menjadi kelas-kelas berdasarkan berat badan, apakah dalam pembuatan menu mempertimbangan untuk mempertahankan berat badan dari atlet gulat dalam skenario? Kemudian jika berat badan atlet berubah dan mengubah kelas dalam pertandingan gulat apa intervensi gizi yang akan diberikan? Terima kasih
Benar, pada atlet gulat dibagi menjadi kelas-kelas berdasarkan berat badan. Pada pembuatan menu dipertimbangkan untuk menjaga berat badan dari atlet karena alasan pertandingan dalam kelas tersebut. Jika berat badan atlet berubah, maka intervensi yang diberikan adalah memenuhi kebutuhan berat sesuai dengan kelas. Semisal jika berat badan atlet naik dari 66 kg jadi 71 kg, maka kebutuhan gizi akan dibuat untuk menaikkan berat badan supaya atlet bisa bertanding di kelas 74 kg walaupun untuk menaikkan berat badan sebanyak itu tidak mudah bagi atlet. Hal ini juga disesuaikan dengan fisik, kekuatan dan mental atlet untuk mempertimbangkan kelas gulat yang terbaik bagi atlet. Tetapi terlepas dari hal itu, gizi tetap dibuat untuk menjaga berat badan atlet. Terimakasih Hana.
Selamat malam kelompok 3.3, saya Dewa ayu ari ratna sandewi nim 41160101 ingin bertanya, diatas pada menu A dijelaskaan jika pagi hari lebih baik diberikan buah dan sayur tapi pada menu A hanya diberikan sayur, kenapa tidak diberiakan buah juga? Lalu buah yang bagus diberikan pada sarapan itu buh apa ya?
Menurut kamus Merriam-Webster , buah adalah apapun yang tumbuh dari tanaman yang mengandung biji dan umumnya dapat di makan, sedangkan sayur adalah bahan pangan yang berasa dari tumbuhan. Dari definisi ini, maka pada menu A tomat adalah buah dan selada adalah sayur. Beberapa buah yang baik untuk sarapan adalah pisang yang mengandung pati resisten sehingga baik untuk pencernaan dan kata kalium, baik untuk tekanan darah. Apel juga dapat menjadi sarapan pagi bagi yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan karena mempercepat metabolisme, tetapi baiknya dicampur dengan makanan yang kaya protein. Untuk lebih lengkapnya bisa di cek di sini : https://www.medicalnewstoday.com/articles/322811#bananas https://www.livestrong.com/article/524505-does-an-apple-in-the-morning-speed-up-your-metabolism/ Terimakasih Dewa Ayu Ari.
Selamat malam saya Evinola 41160075, dari kelompok 3.1, ingin bertanya, dijelaskan bahwa atlet memiliki alergi telur ayam namun tidak alergi terhadap telur lain, sedangkan di dalam jurnal yang saya baca mengatakan seseorang yang alergi telur ayam kemungkinan besar juga alergi pada telur jenis lain jika dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Karena memiliki tingkat reaktivitas bervariasi yang tinggi, sehingga sangat besar kemungkinannya untuk menimbulkan alergi. Sedangkan di menu A pada menu makan siang menggunakan telur puyuh, apakah itu benar benar aman tidak memicu alergi dari sang atlet? terimakasih. Jurnal : Tingkat Pengetahuan Masyarakat Alergi Telur dan Upaya Penanganannya di Klinik Imron Medika
Benar, bahwa kemungkinan orang yang alergi telur ayam akan alergi dengan telur lain karena kemungkinan munculnya reaksi silang. Namun ada case study yang ditemukan di Jepang, menyatakan bahwa ada yang alergi terhadap telur puyuh tapi tidak alergi terhadap telur ayam. Hal ini karena adanya protein spesifik dari telur puyuh yang tidak bereaksi pada telur ayam. Namun belum diteliti apakah orang yang memiliki FPIES (food protein–induced enterocolitis syndrome) yang diinduksi telur ayam dapat memakan telur puyuh tanpa alergi. Kemudian, ada sebuah postingan di https://community.babycenter.com/post/a45595216/chicken_egg_allergy_replace_with_quail_egg ada seorang yang mengaku bahwa saudaranya alergi telur ayam tetapi tidak alergi terhadap telur puyuh. Namun, seperti yang dijelaskan sebelumnya, saat ini belum ada jurnal tentang penelitian untuk kasus yang berkebalikan ini. Dari sini bisa dilihat bahwa ada kemungkinan reaksi silang tidak terjadi pada beberapa individu, walaupun kemungkinannya sedikit. Supaya lebih aman, dapat dilakukan pengujian alergi untuk mengetahui lebih lanjut tentang alergi yang dimiliki dan kemungkinan adanya reaksi silang karena berbeda pada setiap individu. Case study dapat diakses pada : https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18928691/ http://www.jiaci.org/revistas/vol29issue1_15.pdf Terimakasih Nola.
Halo kelompok 2.3, saya Cynthia Kumala Sari (41160057) Terima kasih atas informasi yang telah diberikan
Saya mau tanya, apakah dalam kasus kalian atlet gulat kalian membutuhkan suplemen makanan tambahan? Kapan kah atlet dikatakan membutuhkan suplemen makanan tambahan?
Baik Cynthia, terimakasih atas pertanyaannya. Saya akan mencoba menjawab ya berdasarkan sumber yang saya daptkan.
Suplemen dapat di artikan sebagai suatu produk, selain tembakau, yang digunakan bersamaan dengan diet sehat dan mengandung satu atau lebih bahan makanan berikut: vitamin, mineral, ramuan atau botani lainnya, asam amino, zat makanan yang digunakan manusia untuk melengkapi diet dengan meningkatkan total asupan harian, atau konsentrat, metabolit, konstituen, ekstrak, atau kombinasi bahan-bahan ini.
Banyak atlet percaya bahwa diet normal tidak akan mencukupi kinerja optimal dan malah menggunakan suplemen makanan dalam upaya meningkatkan diet mereka atau untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Tetapi ternyata, dengan diet yang dipilih dengan baik yang mengandung berbagai makanan dan dimakan dalam jumlah yang cukup dapat memenuhi kebutuhan energi.
Suplemen dapat digunakan bila : - Atlet memiliki diet yang baik sebelum mempertimbangkan penggunaan suplemen, karena penggunaan suplemen tidak mengimbangi bila pemenuhan makanan buruk. - Atlet menggunakan suplemen bila ada kekurangan gizi, tetapi hanya bisa digunakan jangka pendek sampai solusi diet dapat diidentifikasi dan diimplementasikan. - Sebelum atlet menggunakan suplemen, harus melalui penilaian dan saran seorang ahli gizi dan praktisi medis yang berkualifikasi.
Apabila kebutuhan nutrisi sang atlet dapat dipenuhi melalui makanan normal, maka atlet tidak boleh menggunakan suplemen. Pada atlet yang berusia dibawah 18 tahun juga tidak boleh mengkonsumsi suplemen, kecuali ada indikasi medis dan penggunaannya harus dipantau. Sejumlah besar suplemen di pasaran mengandung agen doping yang tidak dinyatakan pada label tetapi akan menyebabkan atlet gagal dalam tes narkoba.
Jadi pada atlet gulat kami tidak menggunakan suplemen karena kebutuhan nutrisi makanan dapat dipenuhi dengan normal dan tidak ada indikasi medis untuk penggunaan suplemen.
Sumber saya dari : Ronald, J. M, et all. 2007. The use of dietary supplements by athletes. Journal of Sports Sciences, 2007; 25(S1): S103–S113. NCBI
Cukup menarik! Untuk pemeriksaan darah sangat lengkap. Namun apakah terdapat pengaruh/perbedaan penyusunan gizi jika terdapat hasil abnormal (kecuali eritrosit dan Hb) dari pemeriksaan darah yang lengkap tersebut?
Apabila terdapat hasil abnormal yang didapatkan pada hasil pemeriksaan darah lengkap, menu makanan yang dipilih harus cukup dan sesuai untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Contoh : Apabila atlet mengalami anemia karena defisiensi zat besi, maka atlet perlu mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti mengkonsumsi daging merah, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan telur. Dapat dibarengi dengan konsumsi vitamin C secara bersamaan untuk mendukung penyerapan zat besi, terutama zat besi dari bahan pangan nabati. Penggunaan suplemen juga bisa ditambahkan apabila memang sudah berkonsultasi dengan ahli gizi atau ahli medis dan ada indikasi membutuhkan suplemen zat besi sebagai tambahan dalam diet makanan yang baik.
Untuk informasi lebih lanjut , seperti contoh penyusunan gizi bisa membaca Sumber berikut : https://www.nestlenutrition-institute.org/docs/default-source/indonesia-document-library/publications/secured/2e049c754b6b72cf254fa1d9e352d93d.pdf?sfvrsn=5632f43_0
Terimakasih Ronald, J. M, et all. 2007. The use of dietary supplements by athletes. Journal of Sports Sciences, 2007; 25(S1): S103–S113. NCBI buku Gizzi Olahraga oleh Drs. Syafrizar, M.Pd & Wilda Welis, SP, M.Kes , Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang link : repository.unp.ac.id/488/1/BUKU%20GIZI%20OLAHRAGA%20OK.pdf
Selamat pagi. Saya mau bertanya kepada kelompok 2.3 . Kebutuhan mineral yang harus selalu di butuhkan tubuh 2.3 / 2.5 per Harinya, nah jika konsumsi mineral kurang dari itu apakah berpengaruh bagi seorang atlet ?
Kekurangan mineral pada atlet tentu sja mempengaruhi kesehatan atlet, berikut berbagai macam gejala yang ditimbulkan bila kekurrangan mineral : - kekurangan Natrium : dapat menyebabkan munculnya kejang, apatis, dan nafsu makan yang turun. - kekurangan Kalium (K) : dapat timbul Lemah, lesu, kehilangan nafsu makan, lumpuh, mengigau, konstipasi . - kekurangan Kalsium (Ca) : Pada masa pertumbuhan akan menyebabkan gangguan pertumbuhan.; seperti tulang bengkok, rapuh. Dapat menyebabkan Osteoporosis., Osteomalasia (riketsia pada orang dewasa), dan Tetani (kejang) . - Kekurangan fosfor : terjadi kerusakan tulang. - Kekurangan magnesium : jarang terjadi, bila terjadi kekurangan gejala yang muncul seperti kurang nafsu makan, gangguan sistem syaraf, gangguan dalam pertumbuhan, kejang, koma dan gagal jantung.
Tidak hanya kekuranga atau konsumsi mineral yang tidak cukup yang menyebabkan berbagai macam keluhan, tetapi kelebihan mineral juga bisa menyebabkan keracunan.
Untuk info lebih lengkap, bisa membaca buku Gizzi Olahraga oleh Drs. Syafrizar, M.Pd & Wilda Welis, SP, M.Kes , Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang link : repository.unp.ac.id/488/1/BUKU%20GIZI%20OLAHRAGA%20OK.pdf
Selamat pagi kelompok 2.3, saya Maharani Dyah K (41160095) dari kelompok 3.3 ingin bertanya 1. mengapa pemilihan kadar konsumsi lemak lebih tinggi dari pada protein? 2. kemudian disebutkan bila konsumsi sarapan secara teratur dikaitkan dengan asupan mikronutrien yg lebih tinggi, mengapa demikian? mohon dijelaskan ya
baik terimakasih Maharani atas pertanyaannya, saya akan mencoba menjawab. 1. Pemilihan kadar konsumsi lemak lebih tinggi dari pada protein pada dasarnya diutamakan untuk lemak tidak jenuh karena dibutuhkan sebagai sumber energi kedua setelah karbohidrat, dan sistem regulasi dalam tubuh saat berolahraga seperti pembentukan hormon, pembentukan membran plasma fosfolipid (lipid kompleks), pembentukan selubung mielin, sintesis vitamin D, membantu dalam peyerapan vitamin A, D, E, K yang di perlukan oleh seorang atlet. dan masih banyak lagi. Sementara itu pada diet ini, jumlah protein sudah dianggap dimaksimalkan untuk pembentukan massa otot dan regulasi tubuh dengan catatan tidak membebani kerja ginjal. 2. Tujuan pemberian mikronutrien yang tinggi pada saat sarapan dikarenakan untuk mengurangi proses katabolisme enzimatik di dalam sistem pencernaan. harapannya dengan pemberian mikronutrien akan mempercapat penyerapan, mengurangi pemakaian energi untuk melakukan katabolisme dari makronutrisi menjadi mikronuktrisi (misal pati dipecah menjadi maltosa oleh enzim ptialin di mulut kemudian dipecah lagi jadi glukosa oleh enzim maltase di ileum), dan mempercepat pemakaian energi sehingga tubuh lebih fokus untuk aktivitas. Semoga menjawab pertanyaan. Terimakasih Sumber: Bokimia Harper edisi 29
Selamat pagi, izin bertanya, dengan asupan kalori dan komposisi menu seperti diatas berapa lama intensitas olahraga serta apa saja olahraga yang dilakukan sebelum gulat ? Apakah melakukan weightlifting atau HIIT (high intensity interval training) cardio ? Terimakasih
Hai Viona, untuk kebutuhan kalori seperti diatas disesuaikan dengan olahraga yang akan dilakukan atlet saat latihan, untuk intensitas latihan, jadwal dan jenis latihannya bisa dibaca lebih lanjut disini https://biokimiagizidua.blogspot.com/2020/04/susunan-2-set-menu-olahraga-kelompok-23.html terimakasih.
Halo perkenalkan saya gabriela (41160093) dari kelompok 2.5. Terimakasih untuk informasinya! Disini saya mau bertanya, apakah atlet ini membutuhkan cairan isotonis? Dan apa fungsi dari pemberian isotonis khususnya pada seorang atlet? Terima kasih.
Halo Gabriela, jadi pengunaan cairan isotonis tidak selalu diberikan kepada semua jenis atlet, mengingat jenis olahraga yang dilakukan berbeda-beda, atlet yang membutuhkan cairan isotonis biasanya adalah atlet yang jenis olahraganya berupa kardio yang membutuhkan waktu lama dan butuh asupan cairan disela-sela pertandingan (sepak bola bulu tangkis, marathon, triathlon, dll), oleh sebab itu dibutuhkan cairan isotonis untuk mempercepat penyerapan air seorang atlet, jika pada gulat sendiri yang lebih berfokus pada latihan kekuatan otot dan teknik, konsumsi cairan isotonis dapat dilakukan saat sedang dalam fase latihan kardio dan ini hanya opsional tergantung intensitas kardio sang atlet.
Selamat pagi, sobat! Saya Radian, 41160060. Dari kelompok 1.6
Saya bertanya, apakah ada makanan yang mengandung vitamin B pada menu? dan bagaimana mekanisme fungsi dari vitamin B untuk mengatasi kelelahan pada atlet tersebut?
Halo Radian, terimakasih atas pertanyaannya. Tentu saja pada menu yang kami buat banyak makanan yang mengandung berbagai macam vitamin B. Seperti makanan dengan bahan dasar daging, ikan, susu, keju, sayuran berwarna hijau, buah, kentang, pisang dan lain sebagainya. Fungsi vitamin B untuk mengatasi kelelahan : - Vit B6 = membantu penguatan imunitas karena kelelahan kronis dapat disebabkan adanya infeksi dari dalam tubuh. Vitamin B6 terdapat pada sayuran hijau seperti bayam, pisang, kentang manis, daging sapi, ikan tuna dan salmon. - VIT B 12 = menghasilkan komponen methyl untuk proses kekebalan, metabolisme, pengeluaran racun hingga fungsi saraf. Vitamin B12 dapat diperoleh dari makanan ikan berminyak, hati hewan, telur, dan olahan susu.
Untuk info lebih lanjut bisa membaca di : - Dr. Axe, 2014. 4 Steps to Overcome Chronic Fatigue Syndrome. [Online] Available at: https://draxe.com/chronic-fatigue-syndrome/ [Accessed 6 Aug 2016]. - buku Gizzi Olahraga oleh Drs. Syafrizar, M.Pd & Wilda Welis, SP, M.Kes , Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang link : repository.unp.ac.id/488/1/BUKU%20GIZI%20OLAHRAGA%20OK.pdf Terimakasih
Terimakasih Radian, saya akan coba menjawab Ada kandungan Vitamin B pada menu terutama pada buah-buahan, sayur-sayuran, dan susu pada menu (tergantung jenis vitamin B apa sesuai ditabel mikronutrisi). Mekanisme kelelahan terjadi karena salah satunya kekurangan energi akibat kurangnya enzim/koenzim katabolisme untuk menghasilkan ATP baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Salah satu peran Vitamin B yang berhubungan dengan metabolisme penghasil energi yaitu vitamin B2 (riboflavin). Riboflavin menyediakan gugus-gugus reaktif koenzim yaitu flavin mononukleotida (FMN) dan flavin adenin dinukleotida (FAD). FMN dibentuk oleh fosforiasi riboflavin dependen-ATP, sementara FAD disintesis oleh reaksi lebih lanjut dengan ATP yang dipindahkan ke FMN. Koenzim ini merupakan pembawa elektron dalam reaksi oksidoreduksi yang mencakup rantai respiratorik mitokondria, enzim-enzim kunci dalam oksidasi asam lemak dan asam amino, dan siklus asam sitrat (siklus krebs) yang semuanya itu burtujuan untuk menghasilkan ATP secara aerob (walaupun koenzim tersebut juga berperan dalam proses glikolisis anaerob). Jadi hubungan ketersediaan koenzim flavin sangat berperan penting dalam menyediakan ATP baik dalam jumlah maupun laju kecepatan menghasilkan ATP. semoga menjawab pertanyaan. Terimakasih Sumber: Biokimia Harper edisi 29 Bab 44 Mikronutrien: Vitamin dan mineral
Saya Felicia Karina (41160006) ingin bertanya bagaimana menyiasati nutrisi athlete yang puasa karena agama dan bagaimana menyiasati orang awam yang akan berolahraga tetapi memiliki diabetes melitus?
Baik Terimakasih Felicia, saya akan coba menjawab. Untuk makan atlit tetap dilakukan sebanyak tiga kali, tetapi waktunya menjadi saat sahur, saat buka puasa, dan saat menjelang tidur. Cara menyiasatinya yaitu memilih karbohidrat kompleks, seperti nasi putih, nasi merah, atau kentang untuk mengisi cadangan karbohidrat dalam tubuh, protein yang dipilih ayam tanpa kulit, telur, tempe, tahu, dan ikan. Khusus saat berbuka, karbohidrat sederhana seperti jus buah yang berguna untuk meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh dan protein sebagai asupn pilihan. Saat waktu makan menjelang tidur, pilihlah salad sayur dan buah. Pemilihan jenis buah berdasarkan kandungan air dan serat yang tinggi. Sebagai contoh jenis buahnya: semangka, pir, apel, dan melon. Sayur dan buah-buahan juga mengandung serat sehingga bisa memperlambat proses lapar di dalam saluran pencernaan. Untuk makanan yang harus dikurangi adalah makanan tinggi lemak dan makanan yang bisa merangsang asam lambung. Minuman yang harus dikurangi yaitu konsumsi kopi atau teh saat sahur karena sifat diuretik yang membuat tubuh sering buang air kecil. Penderita diabetes harus dievaluasi untuk komplikasi penyakit lama sebelum memulai program olahraga, dan olahraga harus dimodifikasi dengan tepat jika ada komplikasi. Atlet yang menggunakan insulinberesiko terkena hipoglikemia langsung atau yang ditimbulkan oleh olahraga. Penderita diabetes disarankan untuk melakukan kombinasi latihan aerobik dan resistensi secara teratur. Penderita diabetes yang tergantung pada insulin harus menambah karbohidrat sebelum dan sesudah berolahraga, serta selama berolahraga untuk olahraga yang berlangsung lebih dari 1 jam. Penyesuaian dosis insulin berdasarkan intensitas latihan yang direncanakan adalah strategi lain untuk mencegah hipoglikemia. Atlit yang tergantung insulin harus memantau gula darah dengan cermat sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Hiperglikemia yang signifikan sebelum berolahraga harus dicegah karena stres pada olahraga dapat secara paradoks memperburuk hiperglikemia dan menyebabkan ketoasidosis. Atlet harus menyadari gejala hipoglikemia dan memiliki glukosa yang dapat diserap dengan cepat jika terjadi hipoglikemia. Semoga menjawab pertanyaan, Terimakasih Sumber: https://juara.bolasport.com/read/321503391/atlet-menyiasati-bulan-puasa-jaga-nutrisi-kesehatan-tidur Shugart, C., Jackson, J., & Fields, K. B. (2010). Diabetes in sports. Sports health, 2(1), 29–38. https://doi.org/10.1177/1941738109347974
Terimakasih teman-teman kelompok 2.3 atas informasinya. Saya Inda Rebeca (41160073) ingin bertanya, Menu A dan menu B terdiri dari makan pagi, snsck pagi, makan siang, snack siang, makan malam, snack malam. Berapakah rentan waktu antara menkonsumsi makanan utama ke mengkonsumsi snack? Terimakasih teman-teman!
Jadi waktu pengaturan makan pada atlet antara lain makanan utama, snack/makanan kecil, dan makanan cair/minuman. Untuk rentang waktu antara konsumsi makanan bisa disesuaikan dengan jadwal latihan atau jadwal bertanding. Untuk makanan utama (terdiri dari nasi, sayur , lauk, dan buah) dikonsumsi 3-4 jam sebelum bertanding, sedangkan snack/ makanan kecil dikonsumsi 2-3 jam sebelum bertanding. Dan minuman dikonsumsi < 1jam sebelum bertanding.
Untuk setelah bertanding, 2 jam setelah pertandingan/latihan makan dengan porsi kecil (snack sore), 4 jam kemudian atlet akan merasa lapar (makan malam).
Sumber saya dari : http://staffnew.uny.ac.id/upload/132256204/pendidikan/Gizi+OR-Pola+Makan+Atlet.pdf Terimakasih
Selamat siang teman - teman kelompok 2.3. Saya, Maria Grace (41160010) dari kelompok 1.4 ingin bertanya. Mengapa menghitung kebutuhan protein, lemak, dan karbohidrat dengan persentasi karbohidrat 55%, protein 20%, dan lemak 25% ? Terima kasih.
Perhitungan ini didasarkan pada perbandingan komposisi makronutien berdasar aktivitas. Atlet gulat membutuhkan karbohidrat 50-60% , lemak 20-35% dari kebutuhan total kalori, dan protein sisanya. Dari teori ini, kami mengambil rata-ratanya dan membuat perbandingan 55% karbohidrat, 20% protein, dan 25% lemak. Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat pada: http://assets.ngin.com/attachments/document/0045/3227/WWF_Nutrition_Tip_Energy_Needs_For_Wrestlers.pdf Terimakasih Maria.
Minuman isotonik disebut sebagai sport drinks, carbohydrate- electrolite atau electrolite replacement drinks yang umumnya mengandung air, karbohidrat dan sejumlah kecil mineral (elektrolit) seperti natrium, kalium, klorida dan fosfat. Manfaat minuman isotonis: 1. Merangsang penyerapan cairan dengan cepat 2. Asupan karbohidrat 3. Meningkatkan respon fisiologis 4. Mempercepat rehidrasi
Sumber : Pengaruh Minuman Isotonik Terhadap Deyut Nadi pada Atlet Sepak Bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Persisac Kota Semarang Candra Nugraha , Ali Rosidi , Yuliana Noor Setiawati Ulvie
Kepada kelompok 2.3, saya ingin bertanya
ReplyDelete1 sesi gulat kira-kira berlangsung berapa lama? Kemudian air 1200 mL yang diminum saat latihan apakah diminum sekaligus atau bagaimana pembagiannya? Terimakasih
Vanessa Veronica. 41160062.
Terimakasih Vanessa. Satu sesi gulat waktunya adalah 3x3 menit jatuhan yang dibagi dalam 3 babak. Kemudian untuk airnya tidak harus langsung diminum sekaligus, bisa diminum saat istirahat atau tiap jam karena hal ini untuk menghindari tubuh kehilangan berat badan >2%
DeleteTerima kasih atas penjelasannya Novi Manda
Deletesaya ian - 41160088 ingin bertanya seberapa penting sarapan bagi seorang atlet ? apakah selalu harus dilakukan ? terima kasih.
ReplyDeleteTerimakasih atas pertanyaannya Ian. Jadi menurut sumber yang saya dapatkan bahwa sarapan sangat penting bagi para atlet karena dalam waktu 30 menit setelah bangun tubuh akan menyerap energi dari makanan, sehingga ada bahan bakar bagi tubuh untuk bekerja. Bila tidak sarapan, maka metabolisme tubuh akan melambat. Hal tersebut karena tubuh membutuhkan energi dengan memecah simpanan tubuh (termasuk otot) yang merupakan proses yang lambat dan tidak efisien untuk bahan bakar latihan. Bila tidak sarapan dan tubuh melakukan latihan tanpa makanan, tubuh akan merasa kekurangan energi dan dalam jangka waktu tertentu akan mendorong nafsu makan dan kelaparan untuk menggantikan energi yang dibutuhkan. Sehingga, saat atlet akan makan dikemudian hari, akan menyebabkan konsumsi berlebihan saat makan dan ngemil yang tidak teratur. Dampaknya adalah negatif pada kadar glukosa darah, nafsu makan , kinerja dan berpotensi meningkatkan berat badan.
Deleteuntuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut : https://www.nswis.com.au/nutrition/why-athletes-should-eat-breakfast/
Terimakasih
Saya ingin bertanya. Bagaimana dengan asupan serat bagi Putri? Seberapa berpengaruhkah dengan aktivitas latihan jika kekurangan serat? Terimakasi
ReplyDeleteAsupan serat yang direkomendasikan dalam sehari adalah >25 gram. Lebih jelasnya, direkomendasikan untuk mengkonsumsi 25g-35g serat, dimana 6 g merupakan serat larut. Konsumsi serat sering dikaitkan dengan mencegah sembelit, tetapi ada lagi pengaruh yang lain. Serat seperti β-glukan (pada biji-bijian, gandum) dapat menstabilisasi glukosa darah, artinya penurunan gula darah selama latihan akan lebih konsisten, maka energi untuk latihan akan lebih stabil. Asam lemak rantai pendek yang ada pada serat juga mempengaruhi pelepasan glikogen dalam hati. Singkatnya, kekurangan serat dapat menyebabkan konstipasi dan juga mempengaruhi penyimpanan energi selama latihan. Terimakasih.
DeleteUntuk info lengkap, bisa kunjungi jurnal berikut:
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3257631/
Selamat sore saya Raven NIM 41160059. Ingin bertanya pada kelompok 2.3. Pada pemilihan menu snack 1 jam sebelum berlatih, dipilih produk susu berupa yoghurt buah. Apabila saya tidak salah produk susu lambat untuk diolah sehingga lambung harus bekerja untuk memproses maknaan tersebut. Apakah hal tersebut tidak mempengaruhi performa atlet saat berlatih? Terimakasih
ReplyDeleteHalo Raven saya Arthur ingin menjawab kenapa dipilih yogurt untuk snack sebelum latihan, pemilihan yogurt sebagai snack sebelum latihan dikarenakan menghindari makanan tinggi serat dan lemak yang bisa menimbulkan kondisi delayed stomach emptying yang akhirnya menimbulkan keram pada otot, sebenarnya konsumsi snack tidak benar benar 1 jam sebelum latihan idealnya adalah 2,5 - 3 jam sebelum latihan, pemilihan yogurt juga mengacu pada saran dari National Youth Sports Health & Safety Institute yang bisa dibaca lebih lanjut disini http://nyshsi.org/wp-content/uploads/2012/08/NYSHSI-Optimal-Nutrition-for-Youth-Athletes.pdf terimakasih
DeleteHalo saya Patrick.N.Nunsio 41140088.
ReplyDeleteSaya ingin bertanya terkait untuk waktu sarapan. Mana yang lebih baik untuk seorang atlet, sarapan sebelum latihan atau sarapan setelah latihan? Terimakasih.
Terimakasih atas pertanyaannya Kak Patrick. Dari sumber yang saya dapatkan, bahwa apabila berolahraga di pagi hari, lebih baik bangun lebih pagi untuk sarapan terlebih dahulu satu jam sebelum berolahraga. Karena makan atau minum karbohidrat sebelum berolahraga dapat meningkatkan kinerja latihan dan memungkinkan berolahraga lebih lama atau dengan intensitas yang tinggi.
DeleteJika tidak sarapan sebelum berolahraga maka atlet akan merasa lesu atau pusing saat berolahraga.
Pilihan sarapan yang baik antara lain sereal gandum/roti, susu rendah lemak, jus, yogurt, pisang, dsb.
Untuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut :
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise/art-20045506
Terimakasih.
novi novi novi aku takon. nek atlet do minum susu apalah itu sek katane marake otot gede. medeni ga kui?
ReplyDeleteSusu yang dikonsumsi atlet adalah susu rendah lemak, kaya protein dan karbohidrat. Otot yang membesar atau bisa dikarenakan genetik maupun latihan fisik/olahraga yang dilakukan terus -menerus sesuai jadwal dari atlet. Hal ini tidak mengerikan dari segi kesehatan, hanya mungkin keton (hasil pengolahan protein) di tubuh akan lebih banyak. Peran susu protein disini adalah membantu pembentukan otot sehingga masa otot akan bertambah, tetapi hal ini harus diimbangi dengan olahraga teratur.
DeleteTerimakasih Power Ranger Merah.
Ijin menambahkan maksud "otot yang membesar atau" itu adalah "otot yang membesar/hipertrofi"
DeleteTerimakasih informasinya kelompok 2.3,
ReplyDeleteSaya Febrina Eva Susanto (41160066) dari kelompok 3.5,
saya ingin bertanya 2 hal :
1) pada penjelasan diatas disebutkan bahwa direkomendasikan untuk mengganti 125-150% dari kehilangan cairan, bagaimana cara mengetahui jumlah cairan yang hilang? apakah melalui urine, atau ada cara tertentu?
2) pada beberapa menu makanan saya melihat adanya bahan makanan yaitu mentega. Mengapa lebih memilih mentega yang merupakan lemak jenuh dibandingkan lemak tidak jenuh?
1. Untuk assestment kehilangan cairan, bisa dilhat dari beberapa hal yaitu dengan field measure, laboratory measure, dan experimental measure. Paling mudah dilihat melalui field measures karena dilihat melalui berat jenis urine specific grafity, warna urin, perubahan berat badan, dan skala kehausan.
Delete2. Walaupun mentega mengandung lemak jenuh, tetapi lemak ini baik untuk jantung. Mentega memiliki jumlah vitamin K2 yang lebih banyak dan itu baik untuk jantung, selain itu memiliki vitamin A dan B12 yang tinggi juga.
Untuk lebih jelasnya, bisa lihat pada:
Buku Nutrition for Sport, Exercise and Performance oleh Regina Belsky, 2019
https://food.ndtv.com/food-drinks/butter-or-oil-which-is-better-1779658
Terimakasih Febrina.
Halo teman-teman 2.3. Saya Putu Clara Shinta (41160011). Pilihan menu A dan B yang ditawarkan sangat menarik. Saya tertarik dengan pilihan cara memasak makanan yang beragam mulai dari rebus, panggang dan juga digoreng, saya ingin bertanya apakah yang mendasari pemilihan cara memasak tersebut? Apakah memasak dengan cara digoreng tidak sebaik memasak makanan dengan cara direbus atau dipanggang? Terima kasih.
ReplyDeleteTerimakasih atas pertanyaannya Clara. Saya mencoba menjawab dari sumber yang saya dapatkan.
DeleteCara memasak makanan tentu saja penting untuk menciptakan makanan yang sehat. Ada beberapa metode memasak yang lebih baik untuk mengurangi lemak, kolesterol, dan kalori disamping itu juga meningkatkan nilai gizi makanan.
Sebenarnya untuk metode memasak yang baik, terutama untuk jantug adalah panggang yakni memasak dalam oven dan blanch atau tekhnik memasak 30 detik pada air mendidih, lalu juga ada metode Braise / rebusan, steam /uap, stir-fry / tumis dengan cepat dan api besar yang diaduk terus menerus, dan lain sebagainya.
Jadi metode memasak yang baik adalah metode yang tidak menambahkan lemak tidak sehat.
Untuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut : https://www.heart.org/idc/groups/heart-public/@wcm/@fc/documents/downloadable/ucm_465750.pdf
Terimakasih
untuk
Selamat siang saya Riko Arundito 41160065 dari kelompok 3.3,
ReplyDeletesaya ingin bertanya untuk kebutuhan cairan apakah cukup hanya dengan air mineral atau dibutuhkan air isotonik untuk atlet ?
Terimakasih Dito atas pertanyaannya.
DeleteBaik, saya akan menjawab dari sumber yang saya dapatkan.
Minuman isotonik mengandung konsentrasi partikel yang sama dengan darah yakni dengan osmolaritas minuman, yang harus antara 270 dan 330 mOsml / liter untuk menjadi isotonik. Tujuan minuman isotonik adalah untuk meningkatkan asupan air, mineral dan nutrisi untuk memfasilitasi penggantian yang digunakan tubuh selama latihan (memfasilitasi rehidrasi).
Minuman isotonik mudah diserap dan cepat meninggalkan lambung, untuk memastikan efisiensi optimal dan pencernaan yang nyaman. Minuman hipotonik lebih mudah diserap daripada minuman isotonik, tetapi mungkin bermanfaat dalam cuaca yang sangat panas.
Komposisi minuman isotonik antara lain :
- Air berfungsi memastikan hidrasi selama latihan
- Karbohidrat untuk memastikan asupan energi dan memungkinkan latihan terus menerus. Jumlah karbohidrat dalam minuman harus antara 60 sampai 80 g / liter.
- Sodium untuk memulihkan garam yang hilang karena keringat. Selain itu, natrium memicu sensasi haus dan membuatnya lebih mudah untuk mengasimilasi air dan karbohidrat.
- Golongan vitamin B untuk memfasilitasi transformasi menjadi energi dan membantu mengurangi kelelahan.
- Kalium bermanfaat dalam cuaca panas atau hangat.
- Magnesium membantu mengurangi kelelahan.
- Antioksidan untuk membantu tubuh mempertahankan diri dari limbah beracun tertentu yang dihasilkan oleh aktivitas sel.
Minuman isotonik biasanya dikonsumsi pada olahraga daya tahan, yang melibatkan risiko dehidrasi melalui keringat. Keringat terdiri dari air dan mineral (terutama natrium, tetapi juga sedikit potasium). Selama latihan, tubuh mungkin kehilangan lebih dari satu setengah liter dalam satu jam keringat, dan kadang-kadang hingga 3 liter per jam. Jadi, kecuali kehilangan cairan diimbangi dengan minum, tubuh menjadi dehidrasi. Selain itu, kita tahu bahwa otot menggunakan energi selama upaya, sehingga asupan karbohidrat yang teratur memungkinkan kita untuk menebus kehilangan dan mempertahankan latihan.
Untuk info lebih lengkap bisa kunjungi web berikut :
https://www.aptonia.co.uk/advice/what-use-isotonic-drinks-tp_2431
https://www.unitypoint.org/livewell/article.aspx?id=9ab3d290-8767-4e22-8474-ab160992ae82
Terimakasih
Informasi yang sangat bermanfaat, ijin bertanya saya Reynaldy Marpaung 41160069 dari kelompok 3.4.
ReplyDeleteDikarenakan dalam olahraga gulat dalam performanya wajib menjaga BB,apalagi dengan kondisi si atlet sedang kuliah. Bagaimana strategi untuk menjaga performanya pada fase pre pertandingan apalagi kuliah yang dengan banyaknya tugas, ujian dll?
Terimakasih.
Terimakasih Renaldy atas pertanyaannya, saya Arthuro akan mencoba menjawab, jadi untuk strategi dalam menjaga performa sang atlet dimana ia harus berkuliah dengan beban tugas yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja, sang atlet diharapkan dapat menerapkan time management yang baik dimana dia dapat meprioritaskan hal mana yang penting dan genting, jika masa lomba masih lama, atlet dapat menjaga performa dengan cara memantau nutrisi yang dikonsumsi sepanjang hari baik di hari senggang atau hari latihan, dan juga tidak memkasakan diri terlalu keras untuk tetap menjaga kesehatan atlet. Bila saat lomba sudah mulai dekat atlet dapat menambah porsi latihan dan jika memang terbentur dengan aktivitas perkuliahan akan dilakukan konsultasi antara atlet dan pihak kampus untuk mendapat jalan keluar terbaik, dapat juga dibantu instansi perhimpinan olahraga yang menaungi sang atlet untuk detail kegiatan sang atlet nantinya saat lomba.
DeleteTerimakasih saudara Arthuro atas jawabannya. Salam sehat dari kelompok 3.4 :)
DeleteHala Madrid.
Saya Herose Cendrasilvinia NIM 41160087
ReplyDeletesaya ingin bertanya pada kelompok 2.3.
Apakah bisa dijelaskan mengapa kebutuhan karbohidrat menjadi sumber energi utama pertama, kemudian lemak menjadi kebutuhan energi kedua, dan protein menjadi kebutuhan energi dengan presentase paling sedikit dibandingkan yang lainya pada atlet gulat ? Terimakasih.
Karbohidrat menjadi sumber energi pertama karena dalam metabolisme, karbohidrat yang akan dirombak pertama kali sebagai sumber energi utama. Jika karbohidrat mulai menipis, maka lemak akan dirombak untuk memenuhi kebutuhan energi. Jika lemak mulai menipis,maka tubuh akan menggunakan protein sebagai cadangan terakhir untuk dirombak supaya dapat memenuhi energi. Sebenarnya, hal ini tidak hanya pada atlet gulat tapi pada keseluruhan atlet dan orang non atlet, tetapi dengan persentase yang berbeda, tergantung dari tujuan apa yang ini dicapai dari diet tersebut.
DeleteTerimakasih Herose.
Selamat Pagi teman teman. Saya Ika Irmawati Susanto (41160012) ingin bertanya.
ReplyDeleteApakah boleh pada atlet tersebut diberikan sport drink? Bagaimana periode waktu minumnya jika diperbolehkan? Terimakasih
Terimakasih Ika atas pertanyaannya, saya akan mencoba menjawab dari sumber yang saya dapatkan.
DeleteSport drink telah diteliti secara luas dan umumnya memberikan alternatif selain air putih bagi atlet yang melakukan latihan intesif. Selama latihan aerobik intensif, sumber bahan bakar pilihan tubuh adalah karbohidrat (bukan protein atau lemak) karena efisiensi transfer energi ke otot yang lelah. Sebagian besar sport drink diformulasikan untuk menyalurkan karbohidrat, elektrolit, dan cairan sedemikian rupa sehingga akan meminimalkan gangguan perut dan memaksimalkan penyerapan usus untuk pengiriman energi ke otot.
Sport drink di konsumsi pada saat :
1. Sebelum Latihan
Berfungsi menyediakan sumber karbohidrat yang mudah dicerna untuk memaksimalkan penyimpanan bahan bakar otot untuk kinerja yang optimal. Natrium juga mendorong asupan cairan dan membantu penyerapan dan retensi cairan.
2. Selama Latihan
Berfungsi untuk meningkatkan kinerja dengan memberikan karbohidrat dan cairan selama:
- latihan intensitas tinggi yang berlangsung enam puluh menit atau lebih,
- olahraga intensitas sedang-tinggi yang berlangsung lebih dari 90 menit (mis. berlari, bersepeda, mendayung)
- Latihan intensitas tinggi intermiten (mis. Sepakbola, hoki, gulat, senam)
3. Pemulihan setelah Latihan
Hidrasi ulang adalah komponen utama untuk memaksimalkan pemulihan dan mengisi ulang secara memadai untuk sesi pelatihan atau kompetisi berikutnya. Minuman olahraga harus digunakan dalam kombinasi dengan makanan yang memasok tubuh dengan tambahan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.
Untuk penjelasan lebih lanjut bisa mengakses link di bawah ini, seperti informasi dari formulasi sport drink itu sendiri . Terimakasih
https://sportmedbc.com/article/sports-drinks-and-athletic-performance
Terima kasih untuk informasinya dan pada kesempatan ini saya ingin bertanya, pada postingan sebelumnya mengenai penyusunan menu dikatakan dalam pemilihan lemak bahwa mentega perlu dihindari namun pada menu A makan malam justru yang digunakan adalah mentega, mungkin bisa dijelaskan alasan pemilihan mentega tersebut? Terima kasih
ReplyDeleteTerimakasih Widyarti atas pertanyaannya, saya akan mencoba pertanyaaan dengan sumber yang saya dapatkan.
DeleteKonsumsi lemak jenuh yang mengandung lemak trans dan tersaturasi memang sebaiknya dikurangi dalam menu diet pada manusia termasu atlet karena memiliki efek buruk pada kejadian pada penyakit kardiovaskular. Mentega pada menu A memiliki kandungan saturated fats sebanyak 51,37% dan trans fats sebanyak 3,28% dari total lemak yang ada pada mentega. Artinya dalam 10 gram mentega pada menu A terdapat saturated fats sebanyak 5,137 gr (46,23 kalori) dan trans fats sebanyak 0,328 gr (2,95 kalori). Kemudian rekomendasi WHO untuk konsumsi saturated fats <10% dan trans fats <1% dari total kebutuhan kalori. Total mentega pada menu A menyumbang sebanyak 90 kalori atau 2,64% dari total kebutuhan energi yang artinya persentase saturated fat sebanyak 1,35% dan trans fats sebanyak 0,086% dari total kebutuhan energi. Dengan demikian, pada prinsipnya pengunaan mentega telah dikurangi dan tidak melebihi batas yang buat oleh WHO. Terimakasih, semoga menjawab pertanyaan.
sumber:
https://theconsciouslife.com/foods/butter-01001.htm.
Fats and fatty acids in human nutrition. Report of an expert consultation. FAO Food Nutr Pap. 2010; 91():1-166.
Terima kasih Nando untuk jawabannya, sudah cukup jelas. Namun, mungkin bisa dijelaskan lebih lanjut mengenai 90 kalori atau 2,64% dari total kebutuhan energi, bagaimana caranya sehingga dapat ditentukan bahwa persentase saturated fat sebanyak 1,35% dan trans fats sebanyak 0,086% dari total kebutuhan energi. Masih masih kurang memahami dibagian ini. Terima kasih
DeleteBaik terimakasih Widyarti. 90 kalori didapatkan dari total jumlah mentega yang dipakai pada menu A (pagi dan malam) sebanyak 10 gram dikali 9 kalori (untuk lemak 1 gr=9 kalori). Sementara saturated fat dan trans fat didapatkan dari perbandingan dalam100 gram mentega, saturated fat, dan trans fat yaitu berturut-turut 100 gram : 51,37 gram : 3,28 gram (Sumber: https://theconsciouslife.com/foods/butter-01001.htm.). Karena itu masih dalam gram jadi diubah dalam bentuk kalori (dikalikan 9 kalori) terlebih dahulu karena standar persenan dari WHO mengacu pada kalori bukan gram. setelah dikalikan dapatkan perbandingan 900 kalori : 462,3 kalori : 29,5 kalori. karena yang mentega pada menu A terdapat 90 kalori, maka perbandingannya jadi 90 kalori : 46,23 kalori : 2,95 kalori. Kemudian masing- masing perbandingan diatas di bagi dengan total kalori keseluruhan pada menu A yaitu 3404 kalori lalu dikali 100% dan didapati perbandingan 2,64% : 1,35% : 0,086%. jadi perbandingan saturated fat dan trans fat terhadap kealori keseluruhan adalah 1,35% dan 0,086%. Demikian penjelasan dari saya, Widyarti. Semoga jadi lebih paham. terimakasih
DeleteTerima kasih artikelnya, sangat membantu.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
DeleteTerimakasih, senang bisa membantu Anik.
DeleteTerimakasih untuk infonya, sangat jelas dan mudah dipahami. Semoga pengetahuan ini selalu berguna
ReplyDeleteTerimakasih, senang bisa membantu Yudis.
DeleteSelamat malam, Saya Hana Kristina (41160081) dari kelompok 3.3 ijin bertanya. Untuk pertandingan gulat dibagi menjadi kelas-kelas berdasarkan berat badan, apakah dalam pembuatan menu mempertimbangan untuk mempertahankan berat badan dari atlet gulat dalam skenario? Kemudian jika berat badan atlet berubah dan mengubah kelas dalam pertandingan gulat apa intervensi gizi yang akan diberikan? Terima kasih
ReplyDeleteBenar, pada atlet gulat dibagi menjadi kelas-kelas berdasarkan berat badan. Pada pembuatan menu dipertimbangkan untuk menjaga berat badan dari atlet karena alasan pertandingan dalam kelas tersebut. Jika berat badan atlet berubah, maka intervensi yang diberikan adalah memenuhi kebutuhan berat sesuai dengan kelas. Semisal jika berat badan atlet naik dari 66 kg jadi 71 kg, maka kebutuhan gizi akan dibuat untuk menaikkan berat badan supaya atlet bisa bertanding di kelas 74 kg walaupun untuk menaikkan berat badan sebanyak itu tidak mudah bagi atlet. Hal ini juga disesuaikan dengan fisik, kekuatan dan mental atlet untuk mempertimbangkan kelas gulat yang terbaik bagi atlet. Tetapi terlepas dari hal itu, gizi tetap dibuat untuk menjaga berat badan atlet.
DeleteTerimakasih Hana.
Terima kasih atas penjelasannya
DeleteSelamat malam kelompok 3.3, saya Dewa ayu ari ratna sandewi nim 41160101 ingin bertanya, diatas pada menu A dijelaskaan jika pagi hari lebih baik diberikan buah dan sayur tapi pada menu A hanya diberikan sayur, kenapa tidak diberiakan buah juga? Lalu buah yang bagus diberikan pada sarapan itu buh apa ya?
ReplyDeleteMenurut kamus Merriam-Webster , buah adalah apapun yang tumbuh dari tanaman yang mengandung biji dan umumnya dapat di makan, sedangkan sayur adalah bahan pangan yang berasa dari tumbuhan. Dari definisi ini, maka pada menu A tomat adalah buah dan selada adalah sayur. Beberapa buah yang baik untuk sarapan adalah pisang yang mengandung pati resisten sehingga baik untuk pencernaan dan kata kalium, baik untuk tekanan darah. Apel juga dapat menjadi sarapan pagi bagi yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan karena mempercepat metabolisme, tetapi baiknya dicampur dengan makanan yang kaya protein. Untuk lebih lengkapnya bisa di cek di sini :
Deletehttps://www.medicalnewstoday.com/articles/322811#bananas
https://www.livestrong.com/article/524505-does-an-apple-in-the-morning-speed-up-your-metabolism/
Terimakasih Dewa Ayu Ari.
Selamat malam saya Evinola 41160075, dari kelompok 3.1, ingin bertanya, dijelaskan bahwa atlet memiliki alergi telur ayam namun tidak alergi terhadap telur lain, sedangkan di dalam jurnal yang saya baca mengatakan seseorang yang alergi telur ayam kemungkinan besar juga
ReplyDeletealergi pada telur jenis lain jika dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Karena memiliki tingkat
reaktivitas bervariasi yang tinggi, sehingga sangat besar kemungkinannya untuk menimbulkan alergi. Sedangkan di menu A pada menu makan siang menggunakan telur puyuh, apakah itu benar benar aman tidak memicu alergi dari sang atlet? terimakasih.
Jurnal : Tingkat Pengetahuan Masyarakat Alergi Telur dan Upaya Penanganannya di Klinik Imron Medika
Benar, bahwa kemungkinan orang yang alergi telur ayam akan alergi dengan telur lain karena kemungkinan munculnya reaksi silang. Namun ada case study yang ditemukan di Jepang, menyatakan bahwa ada yang alergi terhadap telur puyuh tapi tidak alergi terhadap telur ayam. Hal ini karena adanya protein spesifik dari telur puyuh yang tidak bereaksi pada telur ayam. Namun belum diteliti apakah orang yang memiliki FPIES (food protein–induced enterocolitis syndrome) yang diinduksi telur ayam dapat memakan telur puyuh tanpa alergi. Kemudian, ada sebuah postingan di
Deletehttps://community.babycenter.com/post/a45595216/chicken_egg_allergy_replace_with_quail_egg
ada seorang yang mengaku bahwa saudaranya alergi telur ayam tetapi tidak alergi terhadap telur puyuh. Namun, seperti yang dijelaskan sebelumnya, saat ini belum ada jurnal tentang penelitian untuk kasus yang berkebalikan ini.
Dari sini bisa dilihat bahwa ada kemungkinan reaksi silang tidak terjadi pada beberapa individu, walaupun kemungkinannya sedikit. Supaya lebih aman, dapat dilakukan pengujian alergi untuk mengetahui lebih lanjut tentang alergi yang dimiliki dan kemungkinan adanya reaksi silang karena berbeda pada setiap individu.
Case study dapat diakses pada :
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18928691/
http://www.jiaci.org/revistas/vol29issue1_15.pdf
Terimakasih Nola.
Halo kelompok 2.3, saya Cynthia Kumala Sari (41160057)
ReplyDeleteTerima kasih atas informasi yang telah diberikan
Saya mau tanya, apakah dalam kasus kalian atlet gulat kalian membutuhkan suplemen makanan tambahan? Kapan kah atlet dikatakan membutuhkan suplemen makanan tambahan?
Terima kasih teman-teman.
Baik Cynthia, terimakasih atas pertanyaannya. Saya akan mencoba menjawab ya berdasarkan sumber yang saya daptkan.
DeleteSuplemen dapat di artikan sebagai suatu produk, selain tembakau, yang digunakan bersamaan dengan diet sehat dan mengandung satu atau lebih bahan makanan berikut: vitamin, mineral, ramuan atau botani lainnya, asam amino, zat makanan yang digunakan manusia untuk melengkapi diet dengan meningkatkan total asupan harian, atau konsentrat, metabolit, konstituen, ekstrak, atau kombinasi bahan-bahan ini.
Banyak atlet percaya bahwa diet normal tidak akan mencukupi kinerja optimal dan malah menggunakan suplemen makanan dalam upaya meningkatkan diet mereka atau untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Tetapi ternyata, dengan diet yang dipilih dengan baik yang mengandung berbagai makanan dan dimakan dalam jumlah yang cukup dapat memenuhi kebutuhan energi.
Suplemen dapat digunakan bila :
- Atlet memiliki diet yang baik sebelum mempertimbangkan penggunaan suplemen, karena penggunaan suplemen tidak mengimbangi bila pemenuhan makanan buruk.
- Atlet menggunakan suplemen bila ada kekurangan gizi, tetapi hanya bisa digunakan jangka pendek sampai solusi diet dapat diidentifikasi dan diimplementasikan.
- Sebelum atlet menggunakan suplemen, harus melalui penilaian dan saran seorang ahli gizi dan praktisi medis yang berkualifikasi.
Apabila kebutuhan nutrisi sang atlet dapat dipenuhi melalui makanan normal, maka atlet tidak boleh menggunakan suplemen. Pada atlet yang berusia dibawah 18 tahun juga tidak boleh mengkonsumsi suplemen, kecuali ada indikasi medis dan penggunaannya harus dipantau.
Sejumlah besar suplemen di pasaran mengandung agen doping yang tidak dinyatakan pada label tetapi akan menyebabkan atlet gagal dalam tes narkoba.
Jadi pada atlet gulat kami tidak menggunakan suplemen karena kebutuhan nutrisi makanan dapat dipenuhi dengan normal dan tidak ada indikasi medis untuk penggunaan suplemen.
Sumber saya dari :
Ronald, J. M, et all. 2007. The use of dietary supplements by athletes. Journal of Sports Sciences, 2007; 25(S1): S103–S113. NCBI
Terimakasih, semoga menjawab
Cukup menarik!
ReplyDeleteUntuk pemeriksaan darah sangat lengkap. Namun apakah terdapat pengaruh/perbedaan penyusunan gizi jika terdapat hasil abnormal (kecuali eritrosit dan Hb) dari pemeriksaan darah yang lengkap tersebut?
Terimakasih Kennard atas pertanyaannya.
DeleteApabila terdapat hasil abnormal yang didapatkan pada hasil pemeriksaan darah lengkap, menu makanan yang dipilih harus cukup dan sesuai untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Contoh :
Apabila atlet mengalami anemia karena defisiensi zat besi, maka atlet perlu mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti mengkonsumsi daging merah, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan telur.
Dapat dibarengi dengan konsumsi vitamin C secara bersamaan untuk mendukung penyerapan zat besi, terutama zat besi dari bahan pangan nabati.
Penggunaan suplemen juga bisa ditambahkan apabila memang sudah berkonsultasi dengan ahli gizi atau ahli medis dan ada indikasi membutuhkan suplemen zat besi sebagai tambahan dalam diet makanan yang baik.
Untuk informasi lebih lanjut , seperti contoh penyusunan gizi bisa membaca Sumber berikut :
https://www.nestlenutrition-institute.org/docs/default-source/indonesia-document-library/publications/secured/2e049c754b6b72cf254fa1d9e352d93d.pdf?sfvrsn=5632f43_0
Terimakasih
Ronald, J. M, et all. 2007. The use of dietary supplements by athletes. Journal of Sports Sciences, 2007; 25(S1): S103–S113. NCBI
buku Gizzi Olahraga oleh Drs. Syafrizar, M.Pd & Wilda Welis, SP, M.Kes , Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
link : repository.unp.ac.id/488/1/BUKU%20GIZI%20OLAHRAGA%20OK.pdf
Baik Jessica! terimakasih atas penjelasannya, terimakasih !! 😁
DeleteSelamat pagi. Saya mau bertanya kepada kelompok 2.3 . Kebutuhan mineral yang harus selalu di butuhkan tubuh 2.3 / 2.5 per Harinya, nah jika konsumsi mineral kurang dari itu apakah berpengaruh bagi seorang atlet ?
ReplyDeleteTerimakasih atas pertanyaannya.
DeleteKekurangan mineral pada atlet tentu sja mempengaruhi kesehatan atlet, berikut berbagai macam gejala yang ditimbulkan bila kekurrangan mineral :
- kekurangan Natrium : dapat menyebabkan munculnya kejang, apatis, dan nafsu makan yang turun.
- kekurangan Kalium (K) : dapat timbul Lemah, lesu, kehilangan nafsu makan, lumpuh, mengigau, konstipasi .
- kekurangan Kalsium (Ca) : Pada masa pertumbuhan akan menyebabkan gangguan pertumbuhan.; seperti tulang bengkok, rapuh. Dapat menyebabkan Osteoporosis., Osteomalasia (riketsia pada orang dewasa), dan Tetani (kejang) .
- Kekurangan fosfor : terjadi kerusakan tulang.
- Kekurangan magnesium : jarang terjadi, bila terjadi kekurangan gejala yang muncul seperti kurang nafsu makan, gangguan sistem syaraf, gangguan dalam pertumbuhan, kejang, koma dan gagal jantung.
Tidak hanya kekuranga atau konsumsi mineral yang tidak cukup yang menyebabkan berbagai macam keluhan, tetapi kelebihan mineral juga bisa menyebabkan keracunan.
Untuk info lebih lengkap, bisa membaca buku Gizzi Olahraga oleh Drs. Syafrizar, M.Pd & Wilda Welis, SP, M.Kes , Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
link : repository.unp.ac.id/488/1/BUKU%20GIZI%20OLAHRAGA%20OK.pdf
Terimakasih
Selamat pagi kelompok 2.3, saya Maharani Dyah K (41160095) dari kelompok 3.3 ingin bertanya
ReplyDelete1. mengapa pemilihan kadar konsumsi lemak lebih tinggi dari pada protein?
2. kemudian disebutkan bila konsumsi sarapan secara teratur dikaitkan dengan asupan mikronutrien yg lebih tinggi, mengapa demikian? mohon dijelaskan ya
This comment has been removed by the author.
Deletebaik terimakasih Maharani atas pertanyaannya, saya akan mencoba menjawab.
Delete1. Pemilihan kadar konsumsi lemak lebih tinggi dari pada protein pada dasarnya diutamakan untuk lemak tidak jenuh karena dibutuhkan sebagai sumber energi kedua setelah karbohidrat, dan sistem regulasi dalam tubuh saat berolahraga seperti pembentukan hormon, pembentukan membran plasma fosfolipid (lipid kompleks), pembentukan selubung mielin, sintesis vitamin D, membantu dalam peyerapan vitamin A, D, E, K yang di perlukan oleh seorang atlet. dan masih banyak lagi. Sementara itu pada diet ini, jumlah protein sudah dianggap dimaksimalkan untuk pembentukan massa otot dan regulasi tubuh dengan catatan tidak membebani kerja ginjal.
2. Tujuan pemberian mikronutrien yang tinggi pada saat sarapan dikarenakan untuk mengurangi proses katabolisme enzimatik di dalam sistem pencernaan. harapannya dengan pemberian mikronutrien akan mempercapat penyerapan, mengurangi pemakaian energi untuk melakukan katabolisme dari makronutrisi menjadi mikronuktrisi (misal pati dipecah menjadi maltosa oleh enzim ptialin di mulut kemudian dipecah lagi jadi glukosa oleh enzim maltase di ileum), dan mempercepat pemakaian energi sehingga tubuh lebih fokus untuk aktivitas.
Semoga menjawab pertanyaan. Terimakasih
Sumber: Bokimia Harper edisi 29
Selamat pagi, izin bertanya, dengan asupan kalori dan komposisi menu seperti diatas berapa lama intensitas olahraga serta apa saja olahraga yang dilakukan sebelum gulat ? Apakah melakukan weightlifting atau HIIT (high intensity interval training) cardio ? Terimakasih
ReplyDeleteHai Viona, untuk kebutuhan kalori seperti diatas disesuaikan dengan olahraga yang akan dilakukan atlet saat latihan, untuk intensitas latihan, jadwal dan jenis latihannya bisa dibaca lebih lanjut disini
Deletehttps://biokimiagizidua.blogspot.com/2020/04/susunan-2-set-menu-olahraga-kelompok-23.html
terimakasih.
Halo perkenalkan saya gabriela (41160093) dari kelompok 2.5. Terimakasih untuk informasinya!
ReplyDeleteDisini saya mau bertanya, apakah atlet ini membutuhkan cairan isotonis? Dan apa fungsi dari pemberian isotonis khususnya pada seorang atlet? Terima kasih.
Halo Gabriela, jadi pengunaan cairan isotonis tidak selalu diberikan kepada semua jenis atlet, mengingat jenis olahraga yang dilakukan berbeda-beda, atlet yang membutuhkan cairan isotonis biasanya adalah atlet yang jenis olahraganya berupa kardio yang membutuhkan waktu lama dan butuh asupan cairan disela-sela pertandingan (sepak bola bulu tangkis, marathon, triathlon, dll), oleh sebab itu dibutuhkan cairan isotonis untuk mempercepat penyerapan air seorang atlet, jika pada gulat sendiri yang lebih berfokus pada latihan kekuatan otot dan teknik, konsumsi cairan isotonis dapat dilakukan saat sedang dalam fase latihan kardio dan ini hanya opsional tergantung intensitas kardio sang atlet.
DeleteSelamat pagi, sobat!
ReplyDeleteSaya Radian, 41160060. Dari kelompok 1.6
Saya bertanya, apakah ada makanan yang mengandung vitamin B pada menu? dan bagaimana mekanisme fungsi dari vitamin B untuk mengatasi kelelahan pada atlet tersebut?
Terimakasih!
Halo Radian, terimakasih atas pertanyaannya. Tentu saja pada menu yang kami buat banyak makanan yang mengandung berbagai macam vitamin B. Seperti makanan dengan bahan dasar daging, ikan, susu, keju, sayuran berwarna hijau, buah, kentang, pisang dan lain sebagainya.
DeleteFungsi vitamin B untuk mengatasi kelelahan :
- Vit B6 = membantu penguatan imunitas karena kelelahan kronis dapat disebabkan adanya infeksi dari dalam tubuh. Vitamin B6 terdapat pada sayuran hijau seperti bayam, pisang, kentang manis, daging sapi, ikan tuna dan salmon.
- VIT B 12 = menghasilkan komponen methyl untuk proses kekebalan, metabolisme, pengeluaran racun hingga fungsi saraf. Vitamin B12 dapat diperoleh dari makanan ikan berminyak, hati hewan, telur, dan olahan susu.
Untuk info lebih lanjut bisa membaca di :
- Dr. Axe, 2014. 4 Steps to Overcome Chronic Fatigue Syndrome. [Online] Available at: https://draxe.com/chronic-fatigue-syndrome/ [Accessed 6 Aug 2016].
- buku Gizzi Olahraga oleh Drs. Syafrizar, M.Pd & Wilda Welis, SP, M.Kes , Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
link : repository.unp.ac.id/488/1/BUKU%20GIZI%20OLAHRAGA%20OK.pdf
Terimakasih
This comment has been removed by the author.
DeleteTerimakasih Radian, saya akan coba menjawab
DeleteAda kandungan Vitamin B pada menu terutama pada buah-buahan, sayur-sayuran, dan susu pada menu (tergantung jenis vitamin B apa sesuai ditabel mikronutrisi). Mekanisme kelelahan terjadi karena salah satunya kekurangan energi akibat kurangnya enzim/koenzim katabolisme untuk menghasilkan ATP baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Salah satu peran Vitamin B yang berhubungan dengan metabolisme penghasil energi yaitu vitamin B2 (riboflavin). Riboflavin menyediakan gugus-gugus reaktif koenzim yaitu flavin mononukleotida (FMN) dan flavin adenin dinukleotida (FAD). FMN dibentuk oleh fosforiasi riboflavin dependen-ATP, sementara FAD disintesis oleh reaksi lebih lanjut dengan ATP yang dipindahkan ke FMN. Koenzim ini merupakan pembawa elektron dalam reaksi oksidoreduksi yang mencakup rantai respiratorik mitokondria, enzim-enzim kunci dalam oksidasi asam lemak dan asam amino, dan siklus asam sitrat (siklus krebs) yang semuanya itu burtujuan untuk menghasilkan ATP secara aerob (walaupun koenzim tersebut juga berperan dalam proses glikolisis anaerob). Jadi hubungan ketersediaan koenzim flavin sangat berperan penting dalam menyediakan ATP baik dalam jumlah maupun laju kecepatan menghasilkan ATP.
semoga menjawab pertanyaan. Terimakasih
Sumber: Biokimia Harper edisi 29 Bab 44 Mikronutrien: Vitamin dan mineral
Saya Felicia Karina (41160006) ingin bertanya bagaimana menyiasati nutrisi athlete yang puasa karena agama dan bagaimana menyiasati orang awam yang akan berolahraga tetapi memiliki diabetes melitus?
ReplyDeleteTerimakasih
Baik Terimakasih Felicia, saya akan coba menjawab.
DeleteUntuk makan atlit tetap dilakukan sebanyak tiga kali, tetapi waktunya menjadi saat sahur, saat buka puasa, dan saat menjelang tidur. Cara menyiasatinya yaitu memilih karbohidrat kompleks, seperti nasi putih, nasi merah, atau kentang untuk mengisi cadangan karbohidrat dalam tubuh, protein yang dipilih ayam tanpa kulit, telur, tempe, tahu, dan ikan. Khusus saat berbuka, karbohidrat sederhana seperti jus buah yang berguna untuk meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh dan protein sebagai asupn pilihan. Saat waktu makan menjelang tidur, pilihlah salad sayur dan buah. Pemilihan jenis buah berdasarkan kandungan air dan serat yang tinggi. Sebagai contoh jenis buahnya: semangka, pir, apel, dan melon. Sayur dan buah-buahan juga mengandung serat sehingga bisa memperlambat proses lapar di dalam saluran pencernaan. Untuk makanan yang harus dikurangi adalah makanan tinggi lemak dan makanan yang bisa merangsang asam lambung. Minuman yang harus dikurangi yaitu konsumsi kopi atau teh saat sahur karena sifat diuretik yang membuat tubuh sering buang air kecil.
Penderita diabetes harus dievaluasi untuk komplikasi penyakit lama sebelum memulai program olahraga, dan olahraga harus dimodifikasi dengan tepat jika ada komplikasi. Atlet yang menggunakan insulinberesiko terkena hipoglikemia langsung atau yang ditimbulkan oleh olahraga. Penderita diabetes disarankan untuk melakukan kombinasi latihan aerobik dan resistensi secara teratur. Penderita diabetes yang tergantung pada insulin harus menambah karbohidrat sebelum dan sesudah berolahraga, serta selama berolahraga untuk olahraga yang berlangsung lebih dari 1 jam. Penyesuaian dosis insulin berdasarkan intensitas latihan yang direncanakan adalah strategi lain untuk mencegah hipoglikemia. Atlit yang tergantung insulin harus memantau gula darah dengan cermat sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Hiperglikemia yang signifikan sebelum berolahraga harus dicegah karena stres pada olahraga dapat secara paradoks memperburuk hiperglikemia dan menyebabkan ketoasidosis. Atlet harus menyadari gejala hipoglikemia dan memiliki glukosa yang dapat diserap dengan cepat jika terjadi hipoglikemia.
Semoga menjawab pertanyaan, Terimakasih
Sumber:
https://juara.bolasport.com/read/321503391/atlet-menyiasati-bulan-puasa-jaga-nutrisi-kesehatan-tidur
Shugart, C., Jackson, J., & Fields, K. B. (2010). Diabetes in sports. Sports health, 2(1), 29–38. https://doi.org/10.1177/1941738109347974
Terimakasih teman-teman kelompok 2.3 atas informasinya. Saya Inda Rebeca (41160073) ingin bertanya, Menu A dan menu B terdiri dari makan pagi, snsck pagi, makan siang, snack siang, makan malam, snack malam. Berapakah rentan waktu antara menkonsumsi makanan utama ke mengkonsumsi snack?
ReplyDeleteTerimakasih teman-teman!
Terimakasih atas pertanyaannya Inda.
DeleteJadi waktu pengaturan makan pada atlet antara lain makanan utama, snack/makanan kecil, dan makanan cair/minuman. Untuk rentang waktu antara konsumsi makanan bisa disesuaikan dengan jadwal latihan atau jadwal bertanding.
Untuk makanan utama (terdiri dari nasi, sayur , lauk, dan buah) dikonsumsi 3-4 jam sebelum bertanding, sedangkan snack/ makanan kecil dikonsumsi 2-3 jam sebelum bertanding. Dan minuman dikonsumsi < 1jam sebelum bertanding.
Untuk setelah bertanding, 2 jam setelah pertandingan/latihan makan dengan porsi kecil (snack sore), 4 jam kemudian atlet akan merasa lapar (makan malam).
Sumber saya dari :
http://staffnew.uny.ac.id/upload/132256204/pendidikan/Gizi+OR-Pola+Makan+Atlet.pdf
Terimakasih
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteSelamat siang teman - teman kelompok 2.3. Saya, Maria Grace (41160010) dari kelompok 1.4 ingin bertanya.
ReplyDeleteMengapa menghitung kebutuhan protein, lemak, dan karbohidrat dengan persentasi karbohidrat 55%, protein 20%, dan lemak 25% ?
Terima kasih.
Perhitungan ini didasarkan pada perbandingan komposisi makronutien berdasar aktivitas. Atlet gulat membutuhkan karbohidrat 50-60% , lemak 20-35% dari kebutuhan total kalori, dan protein sisanya. Dari teori ini, kami mengambil rata-ratanya dan membuat perbandingan 55% karbohidrat, 20% protein, dan 25% lemak.
DeleteUntuk lebih lengkapnya bisa dilihat pada:
http://assets.ngin.com/attachments/document/0045/3227/WWF_Nutrition_Tip_Energy_Needs_For_Wrestlers.pdf
Terimakasih Maria.
Minuman isotonik disebut sebagai sport drinks, carbohydrate-
ReplyDeleteelectrolite atau electrolite replacement drinks yang umumnya mengandung air,
karbohidrat dan sejumlah kecil mineral (elektrolit) seperti natrium, kalium, klorida
dan fosfat.
Manfaat minuman isotonis:
1. Merangsang penyerapan cairan dengan cepat
2. Asupan karbohidrat
3. Meningkatkan respon fisiologis
4. Mempercepat rehidrasi
Sumber : Pengaruh Minuman Isotonik Terhadap Deyut Nadi
pada Atlet Sepak Bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Persisac Kota Semarang
Candra Nugraha
, Ali Rosidi
, Yuliana Noor Setiawati Ulvie